Mengedit Boot Loader Windows di Linux

Pada tutorial sebelumnya, kita telah berhasil mengembalikan boot loader Windows yang hilang ketika di melakukan dual boot Windows dengan Linux.

Cara tersebut telah terbukti berhasil, tetapi ternyata nama menu yang muncul seringkali tidak sesuai dengan versi Windows yang terinstall. Misalnya, Windows yang kita gunakan adalah Windows 8, tetapi menu grub yang muncul adalah Windows Recovery Environment.

Berikut ini adalah cara untuk mengedit grub di Debian. Untuk distro yang lain, kurang lebih sama yang penting anda dapat menemukan file konfigurasi yang menyimpan setting terhadap grub Linux.

Mengedit Boot Loader Windows di Linux

Pada tutorial kali ini kita akan mengubah nama menu entry pada Linux yang dalam hal ini saya menggunakan Debian sebagai operating sistemnya.

Grub yang selalu terlihat ketika booting akan di edit agar nama OS yang muncul sama dengan versi ¬†Windows yang terinstal, bukan hanya tulisan “Windows Recovery Enviroment”.

Pertama, buka terminal, lalu ketikkan:

sudo gedit /boot/grub/grub.cfg

Jika grub.cfg tidak ditemukan, anda dapat mencobanya di menu.lst

Cari baris yang menunjukkan menu entry untuk Windows, lalu ubahlah sesuai dengan versi Windows anda.

Pada baris di bawah misalnya “Windows Recovery Environment” saya ubah menjadi “Windows 8 Professional”

### BEGIN /etc/grub.d/30_os-prober ###
menuentry “Windows Recovery Environment (loader) (on /dev/sda1)” {
insmod part_msdos
insmod ntfs
set root='(hd0,msdos1)’
search –no-floppy –fs-uuid –set 3ef02eacf02e6a7b
drivemap -s (hd0) ${root}
chainloader +1
}
### END /etc/grub.d/30_os-prober ###

Terakhir, klik Simpan.

Restart, dan lihat perubahannya.

Selain mengubah menu entry seperti yang dilakukan di atas, anda juga dapat menghapus menu entry yang tersimpan di dalamnya atau jika tidak anda dapat memberikan komentar (comment) agar menu entry tersebut tidak muncul pada saat booting.

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *