Setting Modem Smartfren di Linux Mint

Menurut distrowatch.com Linux Mint merupakan distro yang paling banyak diakses oleh para pengguna Linux.

Hal ini mungkin karena Linux Mint adalah salah satu distro Linux yang paling enak dan mudah digunakan, ditambah lagi tampilan desktop defaultnya, Cinnamon yang sangat menarik.

Bagi pengguna Linux Mint yang belum dapat melakukan setting terhadap modem smartfren yang dimiliki khusunya CE682, dapat mengikuti tutorial di bawah ini untuk konfigurasinya.

Setting Modem Smartfren di Linux Mint

Untuk melakukan setting modem smartfren di Linux Mint tidak jauh berbeda dengan Ubuntu dan Debian, bahkan boleh saya bilang lebih mudah. Bedanya adalah anda tidak perlu capek-capek menginstall wvdial karena wvdial telah disertakan di dalam distro ini (kalau saya tidak salah ingat).

Jika ternyata wvdial belum tersedia di Linux Mint, anda dapat menginstallnya melalui:

sudo apt-get install wvdial

Sepertinya tidak butuh koneksi internet…lagi-lagi kalau saya tidak salah ingat, kalau salah ya mohon dimaafkan. Silakan cari tumpangan internet dulu.

Seperti setting di Ubuntu, anda diharuskan untuk melakukan konfigurasi modem yaitu dengan memberikan setting Dialer pada wvdial.conf. Jalankan perintah berikut ini pada terminal:

sudo gedit /etc/wvdial.conf

Kemudian berikan setting sebagai berikut:

[Dialer smart]
Init1 = ATZ
Init2 = ATQ0 V1 E1 S0=0 &C1 &D2 +FCLASS=0
Stupid Mode = 1
Modem Type = Analog Modem
Command Line = ATDT
ISDN = 0
New PPPD = yes
Phone = #777
Modem = /dev/ttyUSB0
Username = smart
Password = smart
Baud = 460800

Silakan di save, dan untuk mengetes koneksi silakan jalankan perintah berikut pada terminal:

sudo wvdial smart

Catatan, untuk Linux Mint 13 (Maya) terdapat bug pada resolvconf, sehingga anda tidak dapat melakukan browsing meskipun sudah terkoneksi dengan wvdial. Untuk mengatasinya, silakan ikuti tutorialnya di Linux Mint 13 (Maya) Bug Resolvconf.

Melakukan koneksi dengan modem Smartfren CE682  di Linux Mint sangat mudah dibandingkan ketika melakukan koneksi di Debian, karena Debian membutuhkan waktu yang lebih lama untuk konek ke jaringan internet.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *