Review Modem K4510 Huawei Vodafone

Alhamdulillah, beberapa hari yang lalu saya membeli modem Huawei K4510.

Ya, sudah sejak lama saya memang menginginkan untuk membeli modem GSM baru dan baru kemarin kesampaian.

Setelah memilih-milih dari beberapa jenis modem, dengan mempertimbangkan kualitas dan kebutuhan saya akhirnya pilihan jatuh kepada modem Huawei K4510 ini.

Kenapa saya memilih modem ini?

Berikut ini adalah sedikit review dari saya mengenai modem ini.

Review Modem K4510 Huawei Vodafone

Sebelum saya membeli modem ini, ada beberapa hal yang merupakan kebutuhan saya yang harus terpenuhi, diantaranya adalah masalah kecepatan atau bandwidth dan kualitas modem itu sendiri.

Kecepatan dari modem ini mencapai 28.8Mbps (HSDPA), angka yang sangat tinggi dibandingkan modem-modem yang beredar sekarang.

Sedangkan untuk upload, kecepatannya maksimal 5.76Mbps (HSUPA).

Setelah saya cari-cari informasi di internet, saya mengetahui bahwa modem ini tidak cepat panas, sesuai dengan kebutuhan saya yang seringkali online seharian. Akhirnya saya memutuskan untuk segera membeli modem K4510 Huawei ini.

Harga dari modem ini memang lumayan mahal (untuk kantong saya), tapi menurut saya itu adalah hal yang wajar mengingat spesifikasi dari modem ini yang cukup tinggi.

Berikut ini adalah spesifikasi lengkap dari modem Huawei K4510 ini:

Operating frequency(3G): HSPA+/HSPA/UMTS 2100/900MHz(K4510), EDGE/GPRS/GSM 850/900/1800/1900 MHz

Operating frequency(2G): HSDPA 28.8Mbps/HSUPA 5.76Mbps

Rx Diversity: Support: (2100/1900/900/850MHz)

Micro SD Card Slot: Support (Up to 32G)

External Antenna: Support

Interface Equalizer: Support

New Character: MIMO, 64QAM

Bagaimana? dari segi spek lumayan kan? Kecepatan 28.8Mbps memungkinkan kita untuk melakukan download sampai 3.6MB/s, tetapi tetap dari sisi Internet Provider yang menentukan ๐Ÿ˜‰

Modem K4510 Huawei Bagus di Windows dan Linux

Saya telah mencoba modem ini di dua sistem operasi, yaitu Windows dan Linux, sebenarnya saya ingin mencobanya juga di Mac, sayangnya belum punya hehe.

Berikut ini adalah sedikit informasi tambahan ketika saya mencoba K4510 di Windows dan Linux.

Huawei K4510 Windows

Ketika mencoba di Windows, modem ini akan secara otomatis terdeteksi karena adanya fitur plug and play. Kemudian anda dapat menginstall software bawaan untuk melakukan dial.

Setelah software terinstall, anda harus memberikan konfigurasi information provider yang anda gunakan, baru anda dapat melakukan koneksi ke internet.

Berikut ini adalah screenshot dashboard dialer dari Huawei K4510 ini:

[screenshot menyusul]

Huawei K4510 Linux Ubuntu

Pada awalnya, saya beranggapan bahwa modem ini belum terdeteksi di Linux seperti kebanyakan modem Huawei lain. Tetapi anggapan saya ternyata salah. Modem Huawei K451o ini terdeteksi di Linux dan dapat langsung digunakan tanpa menggunakan wvdial.

Linux yang saya gunakan adalah Ubuntu 12.04.2 LTS, dan saya yakin di distro lain juga kemungkinan besar terdeteksi.

Berbeda dengan di Windows, di Linux anda tidak perlu menginstall apapun, modem secara otomatis dideteksi (auto detek) dan dapat langsung digunakan setelah memberikan konfigurasi seperti APN.

Modem Huawei K4510 ini mirip dengan modem Huawei K4511, perbedaan antara dua modem iniย  dapat di lihat pada post saya di: perbedaan modem K4510 dan K4511 Huawei.

Sekian review modem K4510 Huawei Vodafone, semoga bermanfaat.

7 Comments


  1. Halo Mas, saya mau tanya.. kira2 compatible tdk ya dengan windows 8? sy berminat modem ini juga.. terima kasih ๐Ÿ™‚

    Reply

    1. saya kurang tau, tapi sepertinya kompatible, karena software dialernya jg versi baru

      Reply

  2. mas yang saya rasakan k4510 kecepatannya kalah sama prolink PHS300, klo panasnya memang tahan. kenapa ya ? padahal dari speknya kan jauh beda. trim’s

    Reply

    1. wah saya kurang tahu, tapi mungkin bisa dicek, kedua modem di pake dengan jaringan, waktu, dan lokasi yang sama atau tidak?
      kalau sama, berarti memang masih kalah dibanding prolink

      Reply

  3. saya baru beli mas, buat di windows XP saya, knapa ya SIM cardnya tida terbaca, tetapi di layar komputer terdeteksi sinyalnya?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *