Memilih Modem GSM atau CDMA

Akhirnya setelah sekian lama ga nulis, pagi ini tanggal 1 Ramadhan, sekalian makan sahur,  saya ngeblog lagi hehe

Post berikut ini terinspirasi dari pengalaman yang baru saya alami, dan tentunya teman-teman sekalian pasti pernah merasakan kebingungan yang sama.

Kebingungan tentang apa? yaitu kebingungan tentang memilih modem GSM atau CDMA.

Hehe rada aneh memang, tapi bener kan?

Memilih Modem GSM atau CDMA

Seperti yang kita ketahui, ada dua jenis teknologi dalam jaringan telekomunikasi, yaitu GSM dan satu lagi adalah CDMA.

Kedua jaringan ini memiliki arsitektur dan cara kerja yang berbeda pula.

Kalau kata dosen saya, GSM itu asalnya adalah open source sedangkan CDMA tidak. Entah saya juga belum paham dengan maksud perkataan beliau. Yang jelas karena open source nya, maka kita dapat menemukan banyak sekali “trik” dalam mengakali internet jaringan GSM.

Oke, tulisan ini bukan membahas mengenai teknologi tersebut, tapi lebih mengarah ke pengalaman saya akan kedua operator tersebut.

Beralih dari GSM ke CDMA

Dahulu, tepatnya 4 tahun yang lalu, saya pernah membeli modem GSM yaitu Sierra Compass 885.

Bagi saya, modem tersebut adalah modem yang bagus dengan kekuatan menangkap sinyal yang bagus pula.

Sayangnya, kualitas internet operator GSM jaman segitu masih sangat mengecewakan secara rata-rata. Memang ada operator yang layanannya bagus, tetapi harganya muahal bagi mahasiswa seperti saya hehe.

Alhasil, setahun kemudian saya membeli modem CDMA yang saat itu masih sangat jarang digunakan. Saat itu saya membeli modem Smartfren CE682 yang termasuk salah satu modem paling murah :3

Saat itu saya bersyukur karena dapat internet yang dapat dikatakan “nyaman” meskipun masih jauh dari kata bagus. Modem GSM saya pun saya berikan ke adik di kampung karena saya tidak menggunakannya lagi.

Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata peminat modem CDMA semakin banyak, hal ini, mengakibatkan jaringan CDMA (suatu operator) menjadi lebih padat yang berimbas pada kualitas internet yang semakin menurun.

Kembali Menggunakan GSM

Setelah berpikir panjang, akhirnya saya memutuskan untuk membeli modem GSM lagi. Hal ini karena setelah uji coba dari beberapa provider (dengan menggunakan modem pinjaman), ternyata kualitas internet jaringan GSM semakin membaik dibandingkan bertahun-tahun yang lalu.

Alasan saya kenapa mencoba kembali menggunakan kartu GSM adalah karena kebutuhan akan koneksi yang cepat terutama untuk browsing.

Memang untuk kestabilan, CDMA jauh lebih stabil, tapi kondisi yang alami sedikit berbeda mengingat saya perlu banyak browsing saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *