Open Grid Services Architecture

Posted in Grid Computing, Wednesday, November 21st, 2012, by Muhammad Fahmi Al Azhar

Open Grid Services Architecture (OGSA) adalah arsitektur untuk lingkungan service oriented grid computing. OGSA di kembangkan oleh Global Grid Forum (GGF) dan berasal dari teknologi Web service seperti WSDL dan SOAP tetapi dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan di dalam lingkungan grid.

OGSA bertujuan untuk mendefinisikan standar untuk aplikasi yang berbasis grid. Sistem grid tersebut biasanya terdiri dari beberapa komponen berbeda, secara umum:

  1. VO management service: untuk memanage node dan user mana yang termasuk ke dalam VO.
  2. Resource discovery dan management service: aplikasi di dalam grid dapat mengetahui resources yang memenuhi kebutuhan mereka, kemudian memanagenya.
  3. Job management service: user dapat mensubmit task ke dalam grid
  4. Dan komponen lain seperti security, data management, dll.

Berikut adalah bagan hubungan antara OGSA, WSRF, dan Web Services:

Tutorial OGSA Web Services WSRF bagan grid computing

Service di atas berinteraksi terus-menerus, memungkinkan terjadinya chaos, sehingga dibutuhkan adanya standarisasi.

OGSA membutuhkan stateful services, tetapi web service biasanya stateless dan tidak ada standar untuk membuatnya stateful.

Web Services Resource Framework (WSRF) bertugas untuk menspesifikasikan bagaimana membuat web service menjadi stateful. WSRF merupakan “pengembangan” dari Web Services.¬†WSRF ini yang memberikan stateful service yang dibutuhkan oleh OGSA. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang WSRF silakan kunjungi halaman berikut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *