Fungsi Database Management System DBMS

Data Base Management System (DBMS) memiliki beberapa fungsi yang bertujuan untuk memastikan integritas data dan konsistensi di dalam database.

Ada 10 fungsi DBMS, yaitu sebagai data dictionary management, data storage management, data transformation and presentation, security management, multiuser access control, backup and recovery management, data integrity management, database access languages and application programming interfaces, database communication interfaces, dan transaction management.

Database Management System DBMS

Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing fungsi database management system DBMS.

Data Dictionary Management

Data Dictionary adalah tempat dimana DBMS menyimpan definisi dari data (metadata) beserta relationshipnya. DBMS menggunakan fungsi ini untuk mencari relationship komponen data yang dibutuhkan. Data Dictionary tidak diperlihatkan kepada user dan digunakan oleh Database Administrator atau programmer.

Data Storage Management

DBMS memiliki fungsi khusus yaitu untuk menyimpan berbagai macam data yang diinputkan oleh user seperti report, data pribadi dan sebagainya. User tidak perlu tau bagaimana data tersebut disimpan di dalam database. Data Storage yang bertugas untuk mengatur hal tersebut agar penyimpanan data menjadi efisien dan cepat ketika diakses.

fungsi database management system dbms

DBMS

Data Transformation and Presentation

Data transformation and presentation berfungsi untuk mengubah data yang dimasukkan menjadi data structures. Dengan menggunakan data transformation and presentation DBMS dapat menentukan perbedaan antara data logical and physical.

Security Management

Keamanan adalah fungsi yang penting di dalam DBMS, maka dari itu diperlukan security management yang memberikan rule untuk menentukan user yang boleh atau tidak boleh mengakses database. User akan diberikan username dan password untuk dapat mengakses database. Selain itu user juga akan diberi batasan data apa saja yang boleh dia lihat.

Multiuser Access Control

Fungsi ini berhubungan erat dengan data integrity and data consistency. Multiuser access control memungkinkan banyak users untuk mengakses database secara simultan tanpa mempengaruhi integritas dari database.

Backup and Recovery Management

Backup dan recovery dilakukan ketika terjadi permasalahan dengan database, misalnya listrik mati, dan sebagainya. Recovery management menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan database seperti semula setelah listrik mati. Backup management berfungsi untuk menjaga keamanan data dan integritas data tersebut. Contoh backup management adalah ketika kita melakukan back up file mp3 ke dalam flash disk.

Data Integrity Management

DBMS melakukan data integrity management untuk mengurangi terjadinya redundansi data. Redundansi adalah ketika data disimpan di lebih dari satu tempat padahal hal itu sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan (redundansi tetap dibutuhkan tergantung dengan kondisi yang ada). Data integrity management memastikan bahwa redundansi data tersebut tidak berpengaruh terhadap query yang diberikan user sehingga hasil dari query selalu sama/benar.

Database Access Languages and Application Programming Interfaces

Bahasa Query adalah bahasa yang bersifat nonprocedural, contohnya adalah SQL (Structured Query Language). SQL adalah bahasa query yang paling banyak disupport oleh sebagian besar vendor DBMS, hal ini karena SQL adalah bahasa yang mudah digunakan user untuk melakukan apa yang diinginkan terhadap database. Apalagi SQL memiliki bahasa seperti bahasa manusia sehari-hari.

Database Communication Interfaces

Database communication interface bertugas untuk menentukan bagaimana cara DBMS menerima user request yang berbeda melalui network environment yang berbeda-beda. Contoh implementasi dari database communication interface ini dapat kita lihat pada browser (Google Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Netscape, dsb) yang sedang mengakses database melalui internet. DBMS memberikan akses untuk mengambil data melalui Web Browser tersebut.

Transaction Management

Transaction management bertugas untuk menentukan bagaimana DBMS memberikan metode yang menjamin bahwa seluruh updates yang dilakukan pada saat transaksi dilakukan atau tidak dilakukan. Setiap transaksi yang dilakukan harus memenuhi syarat ACID (Atomicity, Consistency, Isolation, dan Durability).

Semoga fungsi database management system dbms ini bermanfaat.

Referensi: Database Systems: Design, Implementation, and Management

Leave a Reply